Cara Meningkatkan Kualitas ASI Agar Bayi Gemuk Sehat dan Cerdas

Sampai saat ini ASI masih merupakan makanan terbaik untuk bayi sampai berumur 2 tahun. Meskipun tidak semua ibu dapat menyusui karena suatu hal, ibu yang mendapatkan anugerah menyusui seharusnya memanfaatkan hal tersebut dengan baik. Namun, ada kepercayaan yang beredar bahwa bayi yang menyusui / minum ASI tidak dapat gemuk. Benarkah? Tentu saja ada cara meningkatkan kualitas ASI agar bayi gemuk. Dan sebelum kita membahasnya sedikit, perlu diketahui terlebih dahulu manfaat ASI. Manfaat ASI untuk bayi dan ibu yaitu :

  • Memberikan makanan terbaik bagi bayi sampai usia 2 tahun sesuai perkembangan sistem pencernaannya.
  • Memberikan imunitas / kekebalan tubuh bagi bayi secara langsung. Bayi yang menyusui cenderung lebih tahan terhadap berbagai jenis penyakit dibandingkan dengan bayi yang tidak menyusui.
  • Mempererat emosi antara ibu dan bayi lewat sentuhan yang terjadi ketika ibu sedang menyusui bayi.
  • Dapat menjadi sarana ibu berkomunikasi dengan bayi sambil menatap matanya dan mengajak bicara. Dengan demikian, ibu juga bisa mengajarkan banyak hal ketika menyusui.

Melihat fungsi ASI bagi bayi dan ibu, ASI berarti juga dapat membuat gemuk bayi asal kualitas dan kuantitasnya cukup. Coba diperhatikan, sekarang ini banyak lho bayi-bayi yang gemuk padahal hanya minum ASI di usia 0 sampai 6 bulan. Gemuk dan sehat, itu yang terpenting.

Di bawah ini, kita akan menguraikan beberapa cara meningkatkan kualitas ASI agar bayi gemuk.

1. Makan Bergizi Seimbang

Makan yang bergizi dan seimbang akan menghasilkan ASI yang berkualitas dan bukan hanya banyak. Dengan makan yang bergizi dan seimbang, maka ASI juga mengandung semua yang dibutuhkan bayi dalam tumbuh kembangnya. Karena pada dasarnya makanan yang bergizi lebih lengkap isi dan kandungannya daripada susu formula untuk bayi dan untuk ibu menyusui. Dan ekstrak dari makanan dan minuman yang dimasukkan dalam susu, belum tentu menghasilkan khasiat seoptimal makan langsung bahan alaminya.

2. Menyusui Bergantian Kanan dan Kiri

Menyusui secara bergantian antara kanan dan kiri, baik untuk bayi dan ibu. ASI akan bertambah banyak produksi dan meningkatkan kualitasnya apabila semakin sering diisap bayi. Dengan menyusui secara bergantian, kedua payudara akan menghasilkan ASI yang sama banyak dan kualitasnya. Selain itu, menyusui secara bergantian akan membuat besar payudara ibu seimbang.

3. Makan Daun Katuk

Daun katuk dipercaya dan terbukti memperlancar dan meningkatkan kualitas ASI. Oleh Karena itu, daun katuk banyak diekstrak dan dijadikan tambahan kandungan susu ibu menyusui dan dijadikan tablet untuk ibu menyusui. Secara alami, daun katuk mudah didapat di pasar-pasar tradisional, karena menanamnya juga mudah. Katuk yang dikonsumsi langsung biasanya dimasak dengan sebutan sayur bening

4. Tetap Olahraga

Ibu yang sudah melahirkan, karena sibuk dengan bayi terkadang lupa dengan kegiatan yang satu ini. Dengan berolahraga membuat pikiran menjadi rileks dan tenang. Ibu yang bahagia ketika menyusui akan meningkatkan kualitas air susu yang dikeluarkannya. Pernah dengar ketika ibu sedih dan galau, maka bayi rewel? Salah satu penyebabnya adalah suasana hati ibu tersebut, membuat produksi ASI menurun.

5. Konsumsi Banyak Makanan Berprotein

Makanan yang mengandung protein dalam tubuh banyak bermanfaat. Manfaat tersebut antara lain membangun jaringan tubuh (untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal), meningkatkan kekebalan tubuh, dan meningkatkan kecerdasan. Demikian, ibu menyusui yang banyak makan / konsumsi makanan berprotein akan menyalurkan protein tersebut kepada bayinya.  Konsumsi banyak makanan berprotein merupakan salah satu cara meningkatkan kualitas ASI agar bayi gemuk.

Makanan yang mengandung protein seperti yoghurt, keju, kacang-kacangan, telur, tahu, makanan laut, dan daging. Apabila setelah makan bayi menunjukkan gejala alergi, maka hentikan sementara konsumsi makanan tersebut. Konsumsilah beberapa bulan kemudian dalam jumlah yang sangat sedikit dan dinaikkan porsinya perlahan, apabila bayi sudah tidak menujukkan gejala alergi

6. Konsumsi Kurma

Kurma merupakan salah satu makanan alami yang dipercaya bahkan orang di dunia, banyak mengandung energi dan berbagai kandungan lain. Mengkonsumsi ini akan menghasilkan kualitas ASI yang sangat baik dan bayi cerdas, sehat, dan gemuk. Untuk itulah beberapa susu ibu menyusui saat ini ditambahkan kandungan ekstrak kurma.  Manfaat kurma untuk ibu menyusui sangat banyak begitu pula manfaat kurma untuk bayi .

7. Konsumsi Zat Besi dan Kalsium

Tidak hanya bayi yang gemuk yang diharapkan oleh seorang ibu. Gemuk yang proposional, kuat, dan cerdas lebih diinginkan semua ibu dan orangtua. Nah, selain konsumsi makanan yang mengandung protein agar bayi gemuk dan cerdas, maka ibu menyusui perlu konsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi dan kalsium. Konsumsi zat besi dan kalsium akan menambah energi ibu yang banyak melakukan aktivitas dan menjaga tulang agar tidak cepat osteoporosis. Sedangkan bagi bayi, zat besi dan kalsium membantu meningkatkan semangat dan energi pula, serta membantu pertumbuhan tulang dan giginya agar lebih kuat.

Makanan yang mengandung zat besi, di antaranya sayuran hijau dan daging, susu, serta olahannya. Beberapa ibu juga mengkonsumsi zat besi dan kalsium dalam bentuk tablet.

8. Konsumsi Air Putih

Konsumsi air putih yang cukup juga membantu meningkatkan kualitas ASI. Daripada ibu mengkonsumsi minuman beralkohol, minuman berkafein, dan minuman bersoda (soft drink), minum air putih lebih baik. Minuman ini tidak mempunyai pengaruh terhadap kondisi bayi secara keseluruhan, dibandingkan alkohol, kafein, dan soda. Ibu yang menyusui biasanya cepat haus dengan segala aktivitasnya, maka air putih solusinya, karena menghindari dehidrasi yang membuat ibu lemas sekaligus minuman yang k menyehatkan pula untuk bayi.

Tanda bahwa air susu yang ibu hasilkan banyak adalah payudara terasa kencang ketika menyusui dan bayi akan kelihatan menyusui dengan lahap. sedangkan kualitas ASI yang cukup baik adalah warna ASI yang putih kental. Apabila warna ASI yang ibu hasilkan nyaris bening, berarti kualitasnya masih perlu ditingkatkan.  Minum air putih meningkatkan kualitas ASI agar bayi gemuk.

9. Konsumsi Makanan Berlemak

Jangan khawatir makanan berlemak akan membuat tubuh Anda bertambah gemuk. Selama mengkonsumsinya diiringi dengan menyusui dan tetap olahraga maka tubuh tidak akan bertambah gemuk. Makanan yang mengandung lemak akan membantu tubuh menjadi gemuk proposional, sehat, dan tidak terlihat kekurangan gizi. Makanan yang berasal dari lemak alami sangat baik bagi ibu dan bayi. Contoh makanan yang banyak mengandung lemak adalah alpukat, susu, minyak, sayur, dan daging. Agar seimbang, makanan yang dimakan setiap hari haruslah bervariasi.

10. Istirahat Cukup

Umumnya di hari-hari pertama kelahiran, ibu masih kesulitan mengatur dan beradaptasi dengan jam tidur bayi. Begitu pula dengan produksi ASI di bulan pertama terasa masih kurang. Ini umumnya karena ibu tidak mendapatkan istirahat yang cukup, dan pikiran menjadi tenang. Istirahat yang cukup membuat kondisi ibu lebih fresh, pikiran tenang, dan produksi ASi lebih lancar. Produksi ASI yang lebih lancar, akan membuat bayi jua lebih tenang karena tercukupi. Sesuaikan waktu istirahat dengan jam tidur bayi. Jangan terlalu memaksakan diri dulu untuk melaksanakan kegiatan lain. Berbicaralah dengan pasangan mengenai hal ini.

11. Konsumsi Makanan Berkalori

Makanan yang berkalori identic dengan menghasilkan tenaga. Ibu yang sedang menyusui secara umum lebih cepat haus, lebih cepat lelah, dan lebih cepat lapar. Untuk itu perlu makanan yang berkalori tinggi agar bayi juga ikut menjadi gemuk penuh semangat. Namun, harus dicatat meskipun cepat klapar hindari makanan instan berkalori tinggi dan makanan snack berkalori tinggi dan mengandung banyak vetsin. Pengawet dalam makakan instan dan vetsin tidak baik untuk pertubuhan dan perkembangan bayi. Selain itu, kalori ini yang dihasilkan akan disimpan dalam bentuk lemak tubuh penyebab tubuh ibu ikut gemuk. Carilah makanan berkalori yang alami dan sehat.

12. Menyusui Dengan Posisi Nyaman

Posisi yang nyaman saat menyusui ternyata sangat berpengaruh pada produksi ASI. Apabila posisi bayi terus menyusui tanpa terganggu atau jeda sampai selesai, itu berarti posisinya sudah nyaman. Perlu bebera kali menyusui agar ibu dan bayi saling beradaptasi bagaimana posisi yang nyaman. Apabila posisi bayi tidak nyaman, maka ASI yang diminum juga tidak banyak. Padahal semakin banyak ASI yang dikeluarkan, maka semakin banyak juga produksinya.

Sumber : hamil.co.id

Open chat
1
Halo, Selamat datang di Bayibu.com

Kirim Pesan Whatsapp seputar pembelian produk di Aimbebe (bayibu.com/shop)