7 Makanan Pelancar ASI untuk Ibu Menyusui

Kegiatan menyusui ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bunda harus berusaha keras dan yakin bahwa bisa dan mampu menyusui bayi sesuai kebutuhan.

Ada kalanya, ASI terasa seret. Nah, sebelum itu terjadi, Bunda bisa memulai rutin mengonsumsi makanan pelancar ASI agar ASI kembali banyak. Berikut makanan yang perlu dikonsumsi ibu menyusui:

1. Daun bangun-bangun

Mungkin namanya terdengar asing di telinga banyak orang. Namun, sebagian besar orang Sumatera Utara sangat suka sayuran ini. Sayuran bernama Daun Jinten (Coleus Amboinicus) atau Cuban oregana ini sangat berkhasiat untuk melancarkan ASI ini. Bentuknya serupa dengan daun stroberi dan rasanya langu.

Bunda bisa mengolahnya menjadi jus yang dicampur dengan jeruk nipis untuk diminum. Namun sebelum mengolahnya, pastikan Bunda membersihkan dan membilas daunnya dengan air dan garam serta meremasnya beberapa kali agar tidak terasa langu.

2. Daun Katuk

Katuk merupakan tumbuhan yang banyak ditemukan di daratan Asia, tanaman dengan nama latin Sauropus androgynus L. Merr ini digunakan sebagai penambah ASI pada ibu menyusui. Banyak orang yang menyarankan untuk mengonsumsi daun katuk selama masa menyusui. Apalagi buat ibu yang sibuk bekerja sehingga harus memompa dan menyimpan persediaan ASI selama berada di luar rumah.

Alasan daun katuk baik dijadikan ASI booster adalah karena kandungan laktagogum dan prolaktin yang tinggi. Kedua adalah senyawa yang ampuh memicu produksi ASI lebih banyak dan memperlancar keluarnya ASI. Sebaiknya, ibu menyusui mengonsumsi daun katuk rutin setiap hari demi mendapatkan ASI yang melimpah untuk anak.

Jika ibu tidak suka dengan bau dan rasa daun katuk, ibu bisa membeli sejumlah suplemen ASI booster yang mengandung ekstrak daun katuk. Selain itu, suplemen ini juga harus dikonsumsi secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

3. Pare

Sayur pahit ini ternyata punya fungsi mempercepat produksi ASI. Bunda bisa mengolahnya menjadi sayuran tumis dengan teri medan dan potongan cabai. Atau yang lebih mudah lagi cukup jus pare mentah dan minum beserta seratnya.

Bunda juga bisa mengonsumsi jusnya dengan mencampurkan satu buah pare dengan buah melon. Campuran ini bisa menghilangkan sedikit rasa pahit sehingga kamu lebih nyaman mengonsumsinya. Sebagai permulaan, kamu bisa mencampurkan melon dengan setengah buah pare agar terbiasa dengan rasanya.

4. Edamame

Selain sebagai sumber protein nabati, kacang kedelai Jepang ini juga mengandung asam folat, vitamin C, vitamin K, kalium, dan zat besi. Mama bisa merebus edamame dan menjadikannya camilan atau bisa mencampurnya dengan makanan lain.

5. Daun pepaya

Daun pepaya mampu mempercepat proses pencernaan protein dalam tubuh. Protein inilah yang nantinya akan dibutuhkan saat memproduksi ASI.

6. Semangka

Buah yang banyak mengandung air ini memberikan asupan cairan lebih pada tubuh Moms yang sedang menyusui. Tidak hanya itu, semangka juga mengandung kalium, asam folat, vitamin A dan C, serta rendah kolesterol dan natrium. Nikmati saat udara panas dan masukkan ke kulkas agar terasa lebih segar.

7. Kacang Hijau

Kacang hijau mengandung tiamin yang berguna mengubah karbohidrat menjadi energi. Bila kekurangan tiamin, Moms bisa sulit berkonsentrasi, mudah tersinggung, dan kurang bersemangat. Mood jelek, ASI pun seret.

sumber: https://www.orami.co.id/magazine/