7 Bahan Makanan yang Dapat Meningkatkan Nafsu Makan Bayi

Seiring bertambahnya usia bayi, semakin banyak juga hal yang bisa membuatnya kehilangan nafsu makan. Walau Bunda sudah menawarkan menu MPASI favoritnya (yang biasanya selalu habis dalam sekejap), kini anak bisa menolaknya.

Kalau sudah urusan anak mogok makan, Bunda pasti khawatir dan bingung banget deh. Bagaimana tidak khawatir, Bunda pasti takut si Kecil jatuh sakit dan kekurangan nutrisi kalau tidak mau makan.

Mungkinkah kekhawatiran itu terjadi? Mungkin saja, karena ketika usia anak sudah lebih dari 6 bulan, ASI saja sudah tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Menyadari hal itu, Bunda pasti pusing 7 keliling mencari solusi terbaik yang bisa mengembalikan nafsu makan anak.

Bicara mengenai nafsu makan anak, mungkin sekarang sudah banyak suplemen dengan kemasan yang serba menarik untuk anak. Itu bisa saja Bunda berikan pada anak, namun sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter anak, karena bayi sebaiknya mengonsumsi makanan alami saja.

Nah, bagi Bunda yang tidak mau memberikan suplemen penambah nafsu makan pada anak, beberapa makanan alami di bawah ini ternyata memiliki khasiat menambah nafsu makan.

1. Kayu manis

Baik di makanan manis atau savory, kayu manis selalu bisa menambah cita rasa dan aroma. Nah, kalau anak Bunda sedang kehilangan nafsu makan, maka bubuhkan saja sedikit kayu manis bubuk pada menu MPASI si Kecil.

Tidak harus kayu manis bubuk, ketika Bunda merebus kentang untuk MPASI anak misalnya, rebus saja bersama sebatang kecil kayu manis. Khasiatnya tetap terasa kok, Bun.

Ada apa dengan kayu manis?

Ternyata, kayu manis mengandung hydroxychalcone, yang sangat efektif untuk meningkatkan nafsu makan anak (dan orang dewasa juga).

Namun perhatikan usia anak ketika diberikan kayu manis ya, Bun. Karena kayu manis sebaiknya baru diberikan ketika anak sudah berusia diatas 8 bulan.

2. Jahe

Cork, Ireland

Tidak hanya membantu menghangatkan tubuh dan memperkuat rasa makanan, jahe ternyata juga efektif meningkatkan nafsu makan anak.

Bunda khawatir rasa pedas jahe akan membuat bayi sakit? Walau pedas, namun jahe aman untuk bayi, asalkan tidak diberikan terlalu banyak. Pastikan juga anak Bunda sudah berusia lebih dari 8 bulan saat diberikan menu MPASI berjahe ya, Bun.

3. Kunyit

Bunda bisa memasukkan kunyit segar ke menu MPASI anak, atau bisa juga menaburkan bubuk kunyit (agar lebih praktis). Kunyit ternyata tak hanya efektif meningkatkan nafsu makan anak, namun juga bisa meredakan demam lho, Bun.

Tak hanya mudah didapat, tetapi juga murah dan banyak manfaatnya. Perlu Bunda ketahui, kunyit juga berguna untuk menurunkan panas, meningkatkan daya tahan tubuh, antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi. 

Pastikan usia anak Bunda sudah lebih dari 8 bulan ya saat mengonsumsi MPASI yang mengandung kunyit.

4. Daun Basil

Daun yang satu ini tidak hanya membuat aneka sajian jadi lebih enak, namun juga memiliki aroma yang lebih menggugah selera. Berita baiknya, daun basil juga bisa meningkatkan kemampuan anak dalam mencerna dan meningkatkan nafsu makan anak.

Namun sebelum memberikan daun basil pada menu MPASI anak, sebaiknya pastikan usia bayi Bunda sudah lebih dari 8 bulan, ya.

5. Daun mint

Mengutip Mom Junction, mint sebenarnya menekan nafsu makan anak, namun tak lama setelah itu, mint akan membuatnya sangat kelaparan. Kalau sudah begini, ia pasti mau melahap habis makanan sehat yang Bunda sajikan.

Untuk mendapatkan manfaat mint, Bunda bisa merendam daun mint ke makanan apapun yang akan dinikmati si Kecil. Bunda juga menambahkan daun mint ke susu anak. Sedikit mint tidak akan mengubah rasa makanan atau susu bayi Bunda, kok.

6. Temulawak

Sepertinya sudah bukan rahasia lagi kalau temulawak mampu meningkatkan nafsu makan anak. Tak heran, karena temulawak memang efektif mengembalikan dan meningkatkan selera makan anak.

Jika anak Bunda sudah berusia lebih dari 8 bulan, tambahkan saja sedikit temulawak pada menu MPASI-nya. Jangan terlalu banyak ya Bun, karena temulawak bisa mengubah rasa dan aroma makanan.

7. Kacang-kacangan

Kacang adalah sumber zinc yang sangat baik. Kandungan ini dapat membantu melancarkan pencernaan dan meningkatkan selera makan anak.

Namun ingat, banyak anak yang alergi kacang, dan sebaiknya bayi memang tidak mengonsumsi kacang utuh, keras, atau yang bentuknya masih berpotensi membuat anak tersedak.

Untuk lebih amannya, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Jika dokter sudah memberi lampu hijau, maka Bunda bisa memberikan kacang panggang, atau mengoleskan sedikit selai kacang ke roti gandum anak.

Ingat, sebaiknya ini diberikan setelah anak lebih dari 12 bulan atau setelah mendapat persetujuan dokter ya, Bun.

Sumber: Popmama.com

Open chat
1
Halo, Selamat datang di Bayibu.com

Kirim Pesan Whatsapp seputar pembelian produk di Aimbebe (bayibu.com/shop)
Powered by