Kenapa menggendong bayi lebih sering itu bagus?

Banyak orang yang suka mengatakan bahwa bayi yang baru lahir tidak boleh sering digendong karena takut bau tangan atau bayi jadi ketergantungan terhadap orang yang lebih sering menggendongnya. Padahal sebenarnya nggak begitu. The truth is, the more you carry your baby, the better it is for the baby! Pada dasarnya, bayi memang butuh untuk dekat dengan orangtuanya untuk merasakan kehangatan kasih sayang mereka, khususnya saat bayi masih berumur di bawah 2 bulan.

Kedekatan serta ikatan emosional antara bayi dengan orangtua akan lebih kuat dengan menggendong bayi atau baby wearing lebih sering. Kenapa? Karena akan membuat bayi:
  1. lebih jarang menangis ataupun rewel. Mereka akan lebih tenang karena keinginan untuk dekat dengan orangtua terpenuhi.
  2. merasa lebih aman, karena dapat mendengar suara familiar dari mulut, detak jantung dan nafas ibu – jika yang menggendong sang ibu. Suara-suara ini adalah yang biasa didengar bayi saat ia masih di dalam kandungan, sehingga dapat menenangkannya.
  3. lebih cepat mampu berinteraksi. Mereka melihat dan mendengar segala hal yang dilakukan penggendongnya, sekaligus melihat dan mendengar yang dilihat dan didengar oleh penggendongnya, sehingga dapat mempelajari ekspresi wajah, bahasa verbal maupun non-verbal yang diperlihatkan penggendongnya maupun orang yang berinteraksi dengan penggendongnya.
  4. lebih baik dalam mengembangkan percaya diri mereka, merasa lebih tenang dan nyaman saat digendong dan ke depannya.
  5. lebih rendah kemungkinannya dalam mengalami flat head syndrome atau bagian kepala belakang rata yang biasanya disebabkan karena terlalu banyak bersandar di car seat atau tidur terlentang.
  6. lebih cepat mengembangkan sikap mandiri.
TIPS AMAN MENGGUNAKAN BABY CARRIER
Sejak umur berapa bayi boleh digendong dengan baby carrier?
Tergantung dari jenis baby carrier-nya, karena ada baby carrier yang memang didesain untuk dipakai sejak bayi baru lahir atau sejak umur tertentu. Gunakan baby carrier yang sesuai dengan umur bayi dan berat bayi.
Bagaimana posisi yang benar dalam menggendong bayi dengan baby carrier?

Sejak lahir sampai bayi dapat mengangkat kepalanya sendiri, posisi terbaik untuk menggendongnya dengan baby carrier adalah di bagian depan, menghadap ke penggendongnya. Setelah dapat mengangkat kepalanya sendiri, bayi boleh digendong menghadap ke depan, tetapi tetap lebih baik menghadap ke penggendong, karena menghindari terjadi stimulasi berlebihan pada bayi karena terlalu banyak hal yang dapat ia lihat sehingga membuatnya gelisah. Dengan menghadap ke penggendong, bayi akan lebih tenang karena stimulasi yang ia dapatkan terbatas tetapi ia tetap bisa menengok ke kiri dan kanan jika memang ingin melihat sekelilingnya. Posisi di depan juga lebih baik karena penggendong akan lebih memperhatikan gerakan dirinya yang tidak akan membuat bayi terbentur saat digendong. Pastikan juga baby carrier tidak terlalu ketat memeluk bayi dan saluran pernafasan bayi tidak tertutup saat sedang digendong.

Katanya menggunakan baby carrier dapat menyebabkan hipdysplasia?
Hipdysplasia atau salahnya pertumbuhan tulang pinggul pada bayi dapat dihindari jika penggunaan baby carrier maupun baby sling dilakukan dengan memperhatikan posisi kaki bayi yang benar. Ketika menggendong bayi, pastikan posisi kaki bayi menekuk membentuk posisi frog leg atau seperti kaki kodok, bukan lurus menggantung. Posisi kaki yang salah dapat berisiko terjadinya hipdysplasia. Panduan posisi yang benar dapat dilihat di bawah ini dan info lengkapnya dapat dilihat di halaman website resmi Hipdysplasia.

 gendongan1 gendongan2 gendongan3
CARRIER I-ANGEL WITH HIPSEAT
Yang saya sukai dari i-Angel baby carrier pastinya yang utama adalah keamanan dan kenyamanannya untuk bayi. Dengan adanya hipseat yang dapat menjadi tempat duduk bayi selama digendong, bayi akan lebih nyaman dan terhindar dari risiko hip dysplasia.
kunjungi toko kami @ aimbebe.com

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *